Terlaris

Downlight dan Kegunaannya

Downlight dan Kegunaannya

Cahaya dan rumah lampu downlight

Rumah lampu downlight, atau biasa disebut downlight saja, adalah sebuah perangkat yang dibuat menggunakan konsep memanfaatkan karakteristik dari cermin. Teknik pencahayaan yang dimiliki oleh downlight dapat dikatakan sangat sederhana, yaitu hanya membelokkan arah sebaran cahaya disekeliling lampu ke bagian bawah ruangan. Teknik ini akan menjadikan area bagian bawah ruangan terasa lebih terang meskipun menggunakan lampu yang sama.

Dalam hal ini, downlight bisa dikatakan sebagai perangkat yang memodifikasi cahaya keluaran dari lampu. Jadi, cahaya keluaran dari lampu dijadikan sebagai input, dimodifikasi perilaku sebaran cahayanya, maka terbentuklah produk cahaya baru dengan intensitas lebih tinggi. Sebuah konsep memaksimalkan cahaya lampu yang sederhana dan murah, dan sangat efektif dalam mengefisiensikan pemakaian daya.

Menurut saya, downlight merupakan kategori perangkat listrik “cukup” ideal untuk digunakan sebagai dasar dalam membentuk kondisi efektifitas pemakaian energi listrik pada lampu penerangan.

Kebutuhan cahaya dalam sebuah ruangan, pada dasarnya, hanya untuk menerangi area bagian tengah hingga bagian bawah (lantai) ruangan. Kebutuhan cahaya untuk menerangi area langit-langit ruangan, relatif tidak diperlukan. Karena, kita tidak hilir-mudik dan beraktivitas di area tersebut. Jika anda sependapat dengan saya tentang hal itu, saya sarankan untuk menggunakan downlight di rumah anda.


Fitur downlight

Downlight merupakan satu unit perangkat yang terdiri dari beberapa bagian. Tiga bagian utama yang harus ada di dalamnya adalah fitting lampurangka penampang (bracket) dan mangkuk cermin. Entah apa istilah resmi dari ketiga unit itu, saya belum mengetahui dengan pasti. Mangkuk cermin ini memegang peran terpenting dari keseluruhan unit untuk meningkatkan intensitas cahaya di bagian bawah ruangan. Fungsi mangkuk ini adalah memantulkan cahaya yang dihasilkan lampu. Semakin bening permukaan mangkuk tersebut, pantulan cahaya yang dihasilkan semakin mendekati tingkat intensitas lampu sebenarnya.

Fitur (mangkuk cermin) ini menjadikan pemakaian downlight sangat efektif untuk mengefisiensikan pemakaian listrik untuk penerangan dalam ruangan, karena tidak diperlukan tambahan apapun untuk meningkatkan intensitas cahaya lampu hingga area bagian bawah ruangan. Cukup hanya dengan satu unit rumah lampu saja.

Kerumitan memakai rumah lampu downlight adalah saat pemasangannya. Anda harus membuat lubang di langit-langit rumah sesuai ukuran diameter lingkaran downlight. Pekerjaan tersebut harus direncanakan dengan matang sebelum dikerjakan. Karena, jika terjadi kesalahan, baik posisi maupun ukuran lubang, maka tidak dapat ditutup lagi.

Secara perawatan, downlight tidak memerlukan biaya yang besar. Kita hanya perlu membersihkan mangkuk cermin secara berkala agar permukaan mangkuk tetap terjaga kejernihannya untuk memantulkan cahaya lampu.

Jenis lampu yang dibutuhkan

Menggunakan downlight, tidak mengharuskan untuk anda menggunakan jenis lampu tertentu. Jenis lampu apa pun (selama memiliki ulir fitting bohlam) akan berdampak sama tanpa terkecuali. Pemilihan jenis lampu yang hendak diisikan dapat disesuaikan dengan selera dan “budget” anda sebagai pemilik rumah.

Saya sendiri cenderung memilih jenis lampu SL @5Watt berwarna kuning untuk diisikan dalam rumah lampu downlight. Selain memberikan suasana “hangat”, intensitas cahaya per lampu tidaklah terlalu terang. Suasana ini memberikan kenyamanan tersendiri bagi saya saat menjelang tengah malam. Keleluasaan bergerak untuk melakukan aktivitas ringan (seperti membuat kopi) di malam hari masih dapat dikerjakan secara normal hanya dengan menggunakan nyala satu lampu saja.

Selera dan Kebiasaan dalam beraktivitas

Selera dan kebiasaan merupakan faktor penentu terbentuknya kondisi dan suasana ruangan / rumah tempat tinggal seseorang. Hal inilah yang membuat perbedaan model pencahayaan dalam sebuah / beberapa ruangan antara satu rumah dengan lainnya.

Bagi saya, antara waktu pukul 16.00 hingga 22.00, sebuah ruangan / kamar sudah selayaknya memiliki cahaya cukup terang didalamnya (kecuali kamar mandi). Kondisi ini membuat satu rasa nyaman untuk tidak merasakan perubahan suasana di sore hari secara signifikan. Secara psikologis, hal ini membuat waktu dan hari yang sudah menjelang malam tidak menjadi beban / halangan untuk tetap melakukan aktivitas di dalam rumah.

Untuk menciptakan suasana seperti ini, saya meletakkan minimal 1 unit rumah lampu downlight berisi lampu SL @5Watt dalam setiap kamar yang selalu menyala bersamaan dengan lampu di ruangan lain mulai pukul 16.00 hingga 22.00. Menjadikan suasana pencahayaan seperti ini, membutuhkan perencanaan posisi rumah lampu downlight yang cukup realistis karena akan sangat menentukan terhadap efisiensi pemakaian daya listrik yang digunakan.

Jadi, dimana posisi terbaik rumah lampu downlight diletakkan untuk mendapatkan pencahayaan yang cukup efektif dalam sebuah area / ruangan?

Pencahayaan mayoritas ruangan dalam rumah pada umumnya

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, suasana dalam sebuah ruangan / rumah bersifat personal (pribadi). Oleh sebab itu, tidak ada jawaban yang pasti mengenai bagaimana dan dimana posisi downlight diletakkan. Secara garis besar, aturan posisi downlight yang saya terapkan di rumah, mengacu pada aturan dan perhitungan sebagaimana yang disampaikan di artikel Menentukan Ukuran Proporsional / Estetika

Namun begitu, saya menambahkan aturan tambahan sendiri yang mengacu pada efisiensi pemakaian daya lampu. Caranya dengan memosisikan downlight tepat (mendekati) diatas tempat aktivitas tertinggi dan terendah dalam ruangan. Dengan demikian, meskipun unit downlight yang digunakan sama di seluruh rumah, ada pembedaan berdasarkan posisi downlight diletakkan di sebuah ruangan. Saya mengkategorikan dengan istilah primer(utama) untuk downlight di area tempat aktivitas berintensitas tinggi dan sekunder (pelengkap) untuk downlight di area tempat aktivitas berintensitas rendah.

Downlight berkategori primer umumnya diletakkan di atas dekat meja belajar / kerja, pintu lemari pakaian, sofa ruang keluarga, dsb. Posisi ini, umumnya, memiliki satu kesamaan letak yaitu tidak jauh dengan dinding atau sudut ruangan.

Downlight berkategori sekunder cenderung berfungsi hanya sebagai penyeimbang efek pencahayaan agar lebih merata dalam sebuah ruangan. Atau dapat juga difungsikan untuk membuat suasana “cukup terang” yang ada menjadi “terang”. Tergantung dari sudut pandang mana saya hendak memposisikan keberadaannya, sesuai dengan ukuran tingkat kenyamanan yang saya inginkan.

Masing-masing kategori downlight tersebut, memiliki saklar tersendiri. Sehingga, saat penerangan dari kategori sekunder tidak terlalu dibutuhkan lagi, saya dapat mematikannya. Selain itu, dapat juga ditentukan salah satu lampu yang cocok untuk tetap menyala saat tidak ada aktivitas apa pun didalam ruangan saat malam hari. Atau dapat juga dimatikan semuanya.

Nah untuk itu, PT Wijaya Elektrik menyediakan lampu downlight dan downlight untuk anda yang ingin mempercantik rumah, ruang kerja dan kantor. Berikut berbagai macam downlightnya.

Philips Essential downlight KLIK 

Hokistar downlight KLIK

Downlight meiwa KLIK