Kita sering sekali menemukan bengkel las di pinggir jalan, las mobil, las pagar, dan sebagainya. Sepintas ketika kita melihat peralatan tukang las, di situ ada beberapa kabel. Apakah kabel yang digunakan adalah sama dengan kabel yang digunakan dengan kabel listrik? Yuk kita simak bersama!
Apa Itu Kabel Las?
Kabel las adalah kabel yang digunakan untuk menghantar arus dari mesin las ke benda yang hendak dilakukan pengelasan atau sebaliknya. Kabel las ini terdiri dari untaian kawat tembaga halus yang dibungkus isolator yang tahan terhadap gesekan gesekan atau goresan non konduktif. Biasanya isolator tersebut berupa karet sintetis.
Adanya tembaga halus itu membuat kabel las ini menjadi fleksibel daripada jenis konduktor listrik lainnya. Jaket isolasi yang berbahan karet tersebut memang memiliki rancangan untuk menahan gerakan berulang ulang diatas permukaan kasar
Jadi pertanyaan kita diatas sudah terjawab, yaitu kabel las tidak sama dengan kabel listrik. Karena biasanya bahan untuk kabel listrik itu berbahan PVC, sedangkan kabel las berbahan Rubber (karet sintetis)
Cara Memilih Ukuran Kabel Las
Ketika level arus meningkat yang kita ukur di dalam satuan ampere, maka diameter dan luas penampang harus ditingkatkan atau ditambahkan. Ukuran diameter elektroda pun juga mempunyai pengaruh penting terhadap arus listrik yang digunakan. Semakin besar elektroda, semakin besar pula ampere yang digunakan dan akan berpengaruh kepada luas penampang. Seperti contoh dibawah ini!
- Diameter electroda 1.5mm, Ampere 20 – 40A, luas penampang kabel harus 16mm
- Diameter electroda 2mm, Ampere 30 – 40A, luas penampang kabel harus 16mm
- Diameter electrode 2.6mm, Ampere 40 – 80A, luas penampang kabel harus 25mm
- Diameter electroda 3.2mm, Ampere 70 – 120A, luas penampang kabel harus 35mm
- Diameter electroda 4mm, Ampere 120 – 170A, luas penampang kabel harus 50mm
- Diameter electroda 5mm, Ampere 140 – 230A, luas penampang kabel harus 95mm
Cara Merawat Kabel Las
Ada beberapa cara untuk merawat kabel las, di antaranya adalah:
- Inspeksi rutin, dengan cara mengecek di badan kabel terdapat gesekan, robekan dan kerusakan isolasi. Jika ada, segera ganti kabel tersebut
- Lindungi dari panas. Ketika melakukan proses welding, hindari kabel bersentuhan dengan objek panas secara langsung, sehingga isolator tidak meleleh
- Hindari dari tekukan ekstrem. Ketika kita menekuk kabel terlalu extreme, bagian dalam / konduktor kabel bisa rusak atau bahkan patah, sehingga kinerja tidak maksimal dan sangat mengganggu aliran listrik
- Bersihkan secara rutin dan bersihkan kabel dari kotoran dan debu
- Jaga dari tegangan berlebih dan pastikan kabel las terjepit dengan kuat. Jika tegangan berlebih bisa merusak konduktor kabel las tersebut
- Simpan dengan baik dan jauhkan dari jangkauan sinar matahari
Jika kita melihat kabel las ini, di PT Wijaya Elektrik kita mempunyai kabel Las ( Welding Kabel ) merk First Cable dari ukuran 16mm sampai 95mm. jika ingin bertanya mengenai kabel las ini bisa menghubungi marketing kami di 021-6631491 ext 102 atau WA di 083873660978
Leave a Reply Cancel Reply